Profil Muhaimin

Lahir di sebuah pelosok kampung Dusun Gadingan Desa Gadingrejo Kecamatan Kepil Kabupaten Wonosobo tahun 1982, Muhaimin adalah salah satu skuad muda Partai Kebangkitan Bangsa yang saat ini maju sebagai Caleg DPRD Provinsi Jawa Tengah melalui Dapil Jawa Tengah 9 meliputi Kabupaten Purworejo, Wonosobo dan Temanggung. Di PKB, Muhaimin juga diberi kepercayaan sebagai Wakil Sekretaris DPW PKB Jawa Tengah dan Sekretaris Desk Pilkada DPW PKB Jateng.
Memiliki latar belakang pendidikan agama sejak kecil dalam keluarga, ia cukup linier menjalani tahapan Pendidikan formalnya, mulai dari MI, MTs dan MA dan D2 PAI. Pernah melanjutkan ke jenjang S1 PAI namun berhenti di tengah jalan karena merasa kesulitan membagi waktu antara sebagai aktifis NU, dan pekerjaannya sebagai PNS di Kementerian Agama saat itu. Saat ini Muhaimin tengah menempuh kembali Pendidikan S1 jurusan Akuntansi Keuangan Publik. Dikenal memiliki prestasi cukup baik, ia hampir tak pernah absen dari 3 besar nilai sejak di bangku MI hingga MA.
Sebelum terjun penuh di politik, Muhaimin memiliki karir professional sebagai PNS di Kementerian Agama selama 13 tahun hingga akhirnya ia memilih resign pada tahun 2018. Merintis usaha material konstruksi dari kayu sejak 2014 dengan bendera SIRAPMAS, Muhaimin memutuskan bergabung dengan PKB di tahun 2021. Ia juga terlibat sebagai Sekretaris KSPPS Bangkit Dwi Sejahtera, sebuah Lembaga keuangan mikro yang berada di Mranggen Kabupaten Demak.
Oleh para koleganya, Muhaimin dikenal sebagai sosok yang ramah, lugas, low profil dan bertanggung jawab. Namanya menarik perhatian publik ketika berhasil terpilih sebagai DPRD Jawa Tengah dari PKB melalui Dapil Jawa Tengah 9 meliputi Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Temanggung. Kemunculan Muhaimin juga sempat menjadi perbincangan publik, ketika ia menjadi salah seorang yang aktif membela, mendampingi dan menyuarakan aspirasi warga desa Wadas Bener Purworejo yang terdampak Proyek Strategis Nasional yaitu rencana tambang batuan andesit untuk kepentingan tapak Bendungan Bener.
Sejak masa remaja, muhaimin sudah aktif bergabung di organisasi badan otonom NU. Ia dikenal memiliki integritas yang dia pegang sungguh-sungguh, termasuk komitmen dan tanggung jawabnya sebagai kader muda NU khususnya IPNU. Tidak banyak kader muda NU yang punya konsentrasi di bidang kaderisasi dan meluangkan banyak waktu untuk kepentingan pendampingan kader.
Meski ia bukan termasuk kader yang fasih berbicara sebagaimana layaknya kader intelektual lainnya, namun gaya komunikasi dan kepemimpinannya ternyata banyak mendapatkan simpati dari para senior maupun rekan sejawatnya. Ia lebih sering memposisikan diri sebagai pendengar yang baik dan pintar menyimpan rahasia banyak orang.
Di periode ini pulalah ia mulai membangun jejaring kader dalam skala regional Jawa Tengah dan Nasional, baik dalam kegiatan pemberdayaan ekonomi, pertanian, hingga upaya – upaya strategis lainnya dalam rangka peningkatan kualitas SDM kader – kader muda NU
Bagi Muhaimin, politik harus dijalankan dengan kecintaan, integritas, disiplin organisasi dan tentu saja riang gembira. Jalan politiknya adalah PENGABDIAN, PERJUANGAN DAN PELAYANAN dengan empat fokus program, meliputi: Peningkatan SDM masyarakat, peningkatan peran dan partisipasi generasi muda desa, penguatan sector ekonomi masyarakat, dan peningkatan infrastruktur dan aksesibilitas.
Muhaimin meyakini, di tengah politik yang bagi sebagian orang dianggap ‘kotor dan licik’ sesungguhnya politik bisa dijalankan dengan cara-cara bermartabat yang memihak pada kepentingan umum dengan tuntunan nilai kejuangan, ketulusan dan keberpihakan pada kaum marginal. Muhaimin yang menyukai dunia music dan berkebun ini memiliki motto sebagaimana yang ia kutip dari para kyai: “Untuk kelihatan baik seseorang cukup hanya dengan diam, tetapi agar bermanfaat, ia harus tetap dan terus bergerak”.
